Being ordinary is not a crime...
Mungkin ini cuma dalih belaka...
akan "keterbatasanku" untuk tidak menjadi extra ordinary...
Tapi dari dulu, aku selalu dikelilingi oleh orang-orang yang sukses dibidangnya...
orang-orang yang unik yang memiliki kelebihannya sendiri-sendiri...
yang selalu membuatku terinspirasi...
Terkagum aku membaca cerpen berbahasa inggris berjudul dandelion, tulisan seorang teman ketika kami masih kuliah... dan kini masih setia menjadi seorang penulis...
Berdecak aku melihat photo-photo yang indah hasil jepretan temanku yang kini seorang jurnalis... dan bisa ikut pameran di Perancis karenanya...
terpukau aku mengetahui temanku kini memberikan seminar di University of Georgia...
dan kini tinggal di Tokyo bersama keluarganya...
Masih terkesima dengan teman2 yang sudah menyelesaikan S3-nya di Inggris, di Jepang, di Jerman...dalam usia muda... salut!
Ada juga teman smp yang kini juga yang sukses menjadi seorang presenter di stasiun tv swasta...
Teman yang kini jadi dosen di ITS dan saat ini sedang melanjutkan studinya di Melbourne - Australia...
Teman yang kini begitu mengagumi kupu-kupu dan kini mengelola taman kupu-kupu untuk didekasikan bagi ilmu pengetahuan...
Teman-teman yang begitu menyukai komik jepang sampe bikin Hobby Shop - Animbus di Bandung...
Seorang teman yangmenjadi guru bahasa Inggris dan begitu menikmatinya...
Selalu ingin tahu bagaimana temanku bisa menjadi seorang yang begitu mengerti tentang sepak bola... ada juga yang begitu senang berbicara tentang politik dan mengetahui banyak tentangnya.
Seorang tetangga yang begitu pandai berkebun dan bercocok tanam...
Yang mengetahui begitu banyak hal tentang renovasi dan pertukangan...
Tentang mesin motor dan juga mobil...
Teman yang tau banyak tentang kandungan Al-Quran dan Hadits2...
yang begitu religius dalam hidupnya... dan selalu berusaha tetap seperti itu...
Sigh...
mereka begitu luar biasa dengan segala kelebihannya...
Lalu bagaimana dengan diriku sendiri?
Adakah hal yang membuat diriku extra ordinary?
Sepertinya tak ada yang maksimal dalam setiap hal yang aku lakukan...
semuanya dalam batas average alias rata-rata...
tak ada yang luar biasa...
Boleh ngga aku bilang kalo aku extra ordinary because of being ordinary ^^;
Ah entahlah... begitu pentingkah menjadi extra ordinary...
Seorang teman berkata, kalo kegagalan itu bukanlah karena kita jatuh...
tapi karena kita memutuskan untuk tidak bangkit...
mungkinkah aku memilih untuk tidak menjadi extra ordinary?
Sepertinya samar2 aku ingat doa yg kupanjatkan waktu aku masih remaja...
Do'a yg sepertinya Allah kabulkan saat ini...
yakni menjadi bahagia menjadi orang biasa...
Fountain Hill, 11 July 2009, 12.52 pm

0 Comments:
Post a Comment
<< Home