Saturday, July 25, 2009

Bikin Toko Buku Bekas atau Taman Bacaan?

Ngobrol2 tentang bisnis apa yg bisa gw lakuin ama si Gundala putera petir barusa...
Walhasil, terbersit ide yang udah lama pengen gw realisasikan... yakni bikin toko buku atau Taman Bacaan.

Toko buku Gudang Ilmu... atau Taman Bacaan Cerah Ceria .. hahahaha mungkin nama itu yg ingin gw pake kelak kekekekeke... Sekarang udah saatnya memulai bisnis sendiri dengan serius.
Gw skrg udah 31 thn. Kalo bisa mulai buka toko buku ini di usai 35an lah... itu udah ideal banget.
pas pensiun ntar, let say usia 55an... toko buku gw bakal berumur 20 thn...

Dan sepertinya dalam 20 thn bakal banyak yg bisa dicapai.

First of all,
Visi: seperti termaktub dalam UUD '45, ikut serta mercerdaskan kehidupan bangsa ^^;
Misi: Menyediakan wahana bagi anak2 bangsa untuk bisa mendapatkan ilmu sebanyak2nya dengan mudah dan murah ... ideal banget deh pokoknya hehehe...

Oke let's start... (Brain storming mode: ON)
step 1. Ngumpulin buku2 yg udah ada, di kumpulin, di list, di plastikin (lho)...dan mulai hunting lokasi yg akan dijadikan "sasaran" marketing hehehe...
step 2. Nyari koneksi sebanyak2nyah... milis2 pecinta buku, FB, toko buku, penerbit, ABG, Mahasiswa, Mahasiswi.. nah loh hehehe...
Step 3. Pelajari seluk beluk dan prosedur legalitas yang bener kalo mo bikin toko buku...
Step 4. Siapkan dana dan MENTAL ^^
Step 5. Belajar bikin website interaktif yg bisa dipake buat penjualan buku online juga menampung keinginan konsumen :P
step 6. Hayu start dari sekarang... kalo ada ide step tambahan.. ntar deh ditambahin... ^^;

Keuntungan dan laba itu hasil dari kerja keras.. bukan usaha instant...
jadi jangan langsung berharap hasil nu mucekil dalam waktu singkat !

Asyik.. gw jadi semangat lagi hari ini ^^... SEMANGADHHH !!!

Labels:

Sunday, July 19, 2009

Alhamdulliah, semua kembali terkendali...

Seminggu terakhir ini banyak sekali kejadian yang bikin was was...
di jakarta teror bom kembali mengguncang bilangan kuningan.
Hotel JW. Marriot dan Ritz Carlton menjadi sasaran kali ini. Entah apa maunya para bombers ini. Manchecter United akhirnya membatalkan jadwal tour-nya ke jkt karena sedianya hotel Ritz Carlton adalah tempat buat mereka menginap. Kasian Indonesia, mudah2an ini untuk yang terakhir kalinya...

Selain itu, mendengar khabar tentang rumah di cimanggis yang bikin hati ini ga tenang...
Mungkin emang kita ngga boleh terlalu percaya ama orang...
tak ada yg sempurna. setiap orang selalu ada cela-nya.. tak ada gading yg tak retak...
mudah2an blum terlambat dan tidak terjadi apa-apa... Hanya Tuhan yg tau apa yang terjadi...

Tak bisa berbuat banyak karena jarak menjadi sebab...
Hanya bisa berharap smoga semuanya baik2 saja...

Ya Allah...
Hanya kepada-Mu aku memohon perlindungan...
atas segala fitnah dunia...
Bimbinglah kami sekeluarga untuk selalu berada di jalan-Mu yg benar...

Fountain Hill,

19 july 2009, 08.07 am, 3 degC

Saturday, July 11, 2009

Being ordinary is not a crime...

Mungkin ini cuma dalih belaka...
akan "keterbatasanku" untuk tidak menjadi extra ordinary...
Tapi dari dulu, aku selalu dikelilingi oleh orang-orang yang sukses dibidangnya...
orang-orang yang unik yang memiliki kelebihannya sendiri-sendiri...
yang selalu membuatku terinspirasi...

Terkagum aku membaca cerpen berbahasa inggris berjudul dandelion, tulisan seorang teman ketika kami masih kuliah... dan kini masih setia menjadi seorang penulis...
Berdecak aku melihat photo-photo yang indah hasil jepretan temanku yang kini seorang jurnalis... dan bisa ikut pameran di Perancis karenanya...
terpukau aku mengetahui temanku kini memberikan seminar di University of Georgia...
dan kini tinggal di Tokyo bersama keluarganya...
Masih terkesima dengan teman2 yang sudah menyelesaikan S3-nya di Inggris, di Jepang, di Jerman...dalam usia muda... salut!
Ada juga teman smp yang kini juga yang sukses menjadi seorang presenter di stasiun tv swasta...
Teman yang kini jadi dosen di ITS dan saat ini sedang melanjutkan studinya di Melbourne - Australia...
Teman yang kini begitu mengagumi kupu-kupu dan kini mengelola taman kupu-kupu untuk didekasikan bagi ilmu pengetahuan...
Teman-teman yang begitu menyukai komik jepang sampe bikin Hobby Shop - Animbus di Bandung...
Seorang teman yangmenjadi guru bahasa Inggris dan begitu menikmatinya...
Selalu ingin tahu bagaimana temanku bisa menjadi seorang yang begitu mengerti tentang sepak bola... ada juga yang begitu senang berbicara tentang politik dan mengetahui banyak tentangnya.
Seorang tetangga yang begitu pandai berkebun dan bercocok tanam...
Yang mengetahui begitu banyak hal tentang renovasi dan pertukangan...
Tentang mesin motor dan juga mobil...
Teman yang tau banyak tentang kandungan Al-Quran dan Hadits2...
yang begitu religius dalam hidupnya... dan selalu berusaha tetap seperti itu...

Sigh...
mereka begitu luar biasa dengan segala kelebihannya...

Lalu bagaimana dengan diriku sendiri?
Adakah hal yang membuat diriku extra ordinary?
Sepertinya tak ada yang maksimal dalam setiap hal yang aku lakukan...
semuanya dalam batas average alias rata-rata...
tak ada yang luar biasa...
Boleh ngga aku bilang kalo aku extra ordinary because of being ordinary ^^;
Ah entahlah... begitu pentingkah menjadi extra ordinary...

Seorang teman berkata, kalo kegagalan itu bukanlah karena kita jatuh...
tapi karena kita memutuskan untuk tidak bangkit...

mungkinkah aku memilih untuk tidak menjadi extra ordinary?

Sepertinya samar2 aku ingat doa yg kupanjatkan waktu aku masih remaja...
Do'a yg sepertinya Allah kabulkan saat ini...
yakni menjadi bahagia menjadi orang biasa...

Fountain Hill, 11 July 2009, 12.52 pm

Thursday, July 09, 2009

Untukmu, istri dan anak-anakku...

Fountain Hill, 09.07.2009 04:40 am

Assalamu'alaykum...

Semoga Mama, Kak Namira dan adek Kenji selalu sehat dan dalam lindungan-Nya.

Sudah 39 hari ayah berada di Johannesburg, Afsel karena tugas dari kantor. Tak terasa memang, sudah sebulan lebih ayah meninggalkan kalian di Medan, di rumah kakek dan nenek. Kerinduan untuk kembali bersama kalian semakin menggebu dalam setiap detik yang ayah lewati.
Begitu banyak moment yang ayah lewatkan terutama pertumbuhan adek Kenji dan Kak Namira... Beruntung buat Ayah sekarang begitu banyak kemudahan untuk berkomunikasi. Lewat hp, skype, intervoip, YM, blog dan facebook, Ayah dan mama selalu bisa berkomunikasi dan saling bertukar khabar.
Begitu bahagianya ketika Ayah lihat foto kenji sudah bisa duduk sekarang. Tak hentinya Ayah bersyukur kepada Allah SWT, yang telah memberikan segala kebahagiaan ini. Melihat Kak Namira dan Kak Chihiro bersepeda bareng, begitu akrab... senang hati ayah melihatnya.


Tapi dibalik semua kebahagiaan itu, Ayah bisa merasakan betapa beratnya tugas Mama. Mama yang setiap hari dengan sabar dan ikhlas menjalani keseharian untuk mendidik dan membesarkan Kak Namira dan Kenji, begitu tulus dan penuh kasih. Walau kadang Mama mengeluh kalo Kak Namira suka ngga bisa dibilangin dan Kenji makin ngga bisa diam, tapi Ayah yakin, Mama selalu ikhlas menjalani semua ini. Ayah yakin, rasa sayang Mama ngga bakalan berkurang buat Kak Namira & adek Kenji.

Untuk Kak Namira dan adek Kenji tersayang...
Suatu hari nanti kalian akan mengerti betapa kasih seorang Mama begitu besar kepada kalian. Betapa seorang Mama selalu ingin melihat kalian tumbuh menjadi anak yang sehat, anak yang soleh dan solehah, anak yang lemah lembut dan penuh kasih kpd sesama. Betapa seorang Mama selalu ingin yang terbaik buat kalian berdua. Karena itu, janganlah kalian sekali-kali menyakiti hatinya. Senyum Mama buat kalian, adalah senyum paling indah yang akan kalian dapatkan...

Untuk Mama terkasih...
Ayah bukanlah type orang yang bisa menyampaikan perasaannya dengan terbuka dan romantis. Namun lewat tulisan ini, ayah ingin berterima kasih atas segala yang telah Mama lakukan untuk Ayah dan anak-anak kita. Ayah tahu, jalan masih panjang dan masih banyak cobaan yang harus kita hadapi di masa yang akan datang. Kita akan hadapi bersama-sama. Insya Allah, dengan izin-Nya, kita akan selalu diberi kemudahan dan jalan keluar dalam setiap cobaan.

Terima kasih Mama...

Tulisan ini ingin Ayah tutup dengan do'a...

bissmillaahirrahmaanirrahiim..

Ya Allah...
ampunilah semua dosa hamba...
ikhlaskan hati ini untuk selalu bersujud kepada-Mu
jadikan setiap langkah yang hamba jalani menjadi amal ibadah kepada-Mu
dan kumpulkan hamba kembali kelak dengan keluargaku...

Ya Rabb,
lindungilah istri dan anak-anakku...
berikanlah kekuatan dan kesabaran kepada kami...
dalam mendidik dan membesarkan amanah-Mu
jadikan anak-anak kami kelak menjadi anak2 yang soleh dan solehah...
yang lemah lembut dan penuh kasih kepada sesama...
dan jadikanlan kami menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warrahmah.

Amin...Yaa Rabbal 'alamin.

teriring kerinduan yang mendalam...
Cinta Ayah untuk Mama, Kak Namira dan adek Kenji selalu.

Wassalam.
Ayah

Thursday, July 02, 2009

Cape Town (Part 5 - Final) Cape Point

And finally, we reached Cape Point...

Umm.. i don't know what to say coz when we arrived, we could see the beauty of the Cape Point and also the Cape of Good Hope. We hiked up to the Light House and then go down to the walk track made of wood...

Subhanallah...Alhamdulillah...Allahu Akbar...

- Welcome to Cape Point -

- Hiking to the Light House -
- The Light House -

- The walk track, see the view...awesome! -

- Rest a while on the walk track -

- at Two Oceans Resto -

- sigh... it's soooo beautiful -

- The View from walk track -

- A cup of Cappuccino at Cape of Good Hope -

-Finally, I reached Cape of Good Hope -

:: The End ::